Hubungan Kesehatan Jasmani & Rohani

Hubungan Kesehatan Jasmani & Rohani

A.  
PengertianSehat

Konsep sehat dari Parkins(1938) adalah suatu keadaan seimbang yg dinamis antara bentuk & fungsitubuh dan berbagai faktor yg berusaha mempengaruhinya.

Sehat merupakan suatu keadaan di mana seorang dalam waktudiperiksa nir mempunyai keluhan ataupun tidak masih ada indikasi-tanda suatupenyakit dan kelainan.

Menurut Pepkin’s
Sehat adalah suatu keadaan keseimbangan yang bergerak maju antara bentuk tubuhdan fungsi yang bisa mengadakan penyesuaian, sebagai akibatnya bisa mengatasi gangguandari luar.

Berdasarkan definisi di atas, pengertian sehatadalah ekuilibrium tubuh baik pada pada mapun di luar sebagai akibatnya terjadiketenangan dan kenyaman pada menjalani hidup, baik suka maupun sedih.

B.   Pengertian Kesehatan

Pengertian Kesehatan menurutOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1948  menyebutkan bahwa pengertiankesehatan merupakan menjadi “suatu keadaan fisik, mental, dan sosial kesejahteraandan bukan hanya ketiadaan penyakit atau kelemahan”.

Pada tahun 1986, WHO, dalam PiagamOttawa buat Promosi Kesehatan, mengungkapkan bahwa pengertian kesehatan adalah“asal daya bagi kehidupan sehari-hari, bukan tujuan hayati Kesehatan adalahkonsep positif menekankan asal daya sosial dan pribadi, serta kemampuanfisik.

Kesehatan menurut UU no. 23 Tahun1992

Kesehatanadalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yg memungkinkan setiaporang hayati produktif secara sosial & ekonomi.

Kesehatan dari Larry Green danpara kolega

Definisiyang bahkan lebih sederhana diajukan oleh Larry Green & para koleganya yg menulisbahwa pendidikan kesehatan adalah kombinasi pengalaman belajar yg dirancanguntuk mempermudah adaptasi sukarela terhadap perilaku yang aman bagikesehatan.

Jadi,dari beberapa definisi diatas, Kesehatan adalah keadaansejahtera menurut badan, jiwa, & sosial yg memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial & ekonomis.

A.   JenisKesehatan

Kesehatan dari sifatnya dibagiatas dua yaitu :

1.     KesehatanRohani

1.1  Pengertian Kesehatan Rohani

Istilah "KESEHATANMENTAL" di ambil dari konsep mental hygiene. Kata mental pada ambil daribahasa Yunani, pengertiannya sama dengan psyche dalam bahasa latin yang artinyapsikis, jiwa atau kejiwaan. 

Jadi istilah mental hygiene dimaknakan sebagaikesehatan mental atau jiwa yang dinamis bukan tidak aktif karena memberitahuakn adanyausaha peningkatan. (Notosoedirjo & Latipun,2001:21).


Menurut Dr. Jalaluddin dalam bukunya “Psikologi Agama” bahwa:


“Kesehatan mental adalah suatu syarat batin yang senantiasa berada dalamkeadaan tenang, kondusif dan tentram, & upaya buat menemukan kenyamanan batindapat dilakukan antara lain melalui penyesuaian diri secara resignasi(penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan)”.

 
Sedangkan berdasarkan paham ilmu kedokteran, kesehatan mental adalah suatukondisi yg memungkinkan perkembangan fisik, intelektual & emosional yangoptimal berdasarkan seorang & perkembangan itu berjalan selaras menggunakan keadaanorang lain.

 
Zakiah Daradjat mendefenisikan bahwa mental yang sehat merupakan terwujudnyakeserasian yang sungguh-sungguh antara fungsi-fungsi kejiwaan dan terciptanyapenyesuaian diri antara individu dengan dirinya sendiri & lingkungannyaberdasarkan keimanan dan ketakwaan serta bertujuan buat mencapai hidupbermakna & bahagia pada global & akhirat. apabila mental sehat dicapai, makaindividu memiliki integrasi, penyesuaian & identifikasi positif terhadaporang lain. Dalam hal ini, individu belajar menerima tanggung jawab, menjadimandiri & mencapai integrasi tingkah laku .

 
Dari beberapa defenisi yang sudah dikemukakan di atas, maka dapat dipahamibahwa orang yg sehat mentalnya adalah terwujudnya keharmonisan pada fungsijiwa dan tercapainya kemampuan buat menghadapi pertarungan sehari-hari,sebagai akibatnya mencicipi kebahagiaan dan kepuasan pada dirinya. Seseorang dikatakanmemiliki mental yang sehat, jika dia terhindar dari tanda-tanda penyakit jiwa danmemanfatkan potensi yang dimilikinya buat menyelaraskan fungsi jiwa dalamdirinya.

1.dua  Ciri-Ciri  Mental/ Rohani yg Sehat

Adapuncirri-ciri rohani yang sehat yaitu sebagai berikut:

1. Terhindarnyaorang berdasarkan tanda-tanda - tanda-tanda gangguan jiwa (neurose) & menurut tanda-tanda - gejalapenyakit jiwa(psychose).

2. Kemampuan buat menyesuaikan diri dengan dirisendiri, menggunakan orang lain & rakyat serta lingkungan dimana dia hayati.

3. Pengetahuandan perbuatan yang bertujuan buat membuatkan dan memanfaatkan segalapotensi, bakat dan pembawaan yang ada semaksimal mungkin, sehingga membawakepada kebahagian diri & orang lain; serta terhindar dari gangguan - gangguandan penyakit jiwa.

4. Terwujudnya keharmonisan yg sungguh -benar-benar antara fungsi - fungsi jiwa, serta memiliki kesanggupan untukmenghadapi persoalan - problem biasa yg terjadi, dan merasakan secara positifkebahagian dan kemampuan dirinya.

5. Pikiransehat tercermin berdasarkan cara berpikir atau jalan pikiran.

6. Emosional sehat tercermin berdasarkan kemampuanseseorang buat mengekspresikan emosinya, misalnya takut, gembira, kuatir,sedih dan sebagainya.

7. Spiritualsehat tercermin dari cara seseorang dalam mengekspresikan rasa syukur, pujian,agama & sebagainya terhadap sesuatu pada luar alam fana ini, yakni TuhanYang Maha Kuasa. Misalnya sehat spiritual bisa ditinjau menurut praktik keagamaanseseorang. Dengan perkataan lain, sehat spiritual merupakan keadaan dimanaseseorang menjalankan ibadah & semua anggaran-aturan kepercayaan yg dianutnya.

1.3  Faktor- factor Penyebab Gangguanmental

Adapunfactor penyebab gangguang mental / rohani dalam seseorang yaitu sebagai berikut:

1. Krisis Ekonomi

Krisis ekonomi pada famili/ dirisendiri dapat menyebabkan seseorang mengalami tertekan, depresi, sehingga bisa mengakibatkan orang melakukanhal negative.

2. Kekurangan fisik

Orang yang mempunyai kekuranganfisik, bisa saja menjadi nir percaya diri, takut, benci, bahkan hingga inginmengakhiri hidupnya. Hal itu terjadi karena mereka selalu dicemoohkan, merasatersisihkan, dan nir terima/ tidak kuat menghadapi cobaan hidup.

3. Mental yang Lemah

Orang yg mempunyai mental yanglemah akan cepat stress (down) jika sedikit saja menerima kesulitan. Ada 2 kemungkinan penyebabnya yaitu :

 Mentalyang lemah lantaran bawaan sejak lahir

 Karenatidak/ belum terbiasa menjalani cobaan hayati yang berat.

4. Tekanan Bathin

Tekanan bathin merupakan factorakhir yg selanjutnya akan menuju pada gangguan bathin. Seorang yg hiduplayak, namun selalu menerima tekanan, bisa memicu stress, rasa takut, bencidan perasaan  nir hening.

1.4Gejala Gangguan Mental/ Kesehatan Rohani


Golongan yang kurang sehat mentalnya adalah orang yg merasa tergangguketentraman hatinya. Adanya abnormalitas mental ini umumnya disebabkan karenaketidakmampuan individu dalam menghadapi fenomena hidup, sehingga munculkonflik mental dalam dirinya .

Gejala-gejala generik yang kurang sehat mentalnya,yakni bisa ditinjau dalam beberapa segi, diantaranya:

- Perasaan
Orang yang kurang sehat mentalnya akan selalu merasa gelisah lantaran kurangmampu menuntaskan perkara-masalah yang dihadapinya.

- Pikiran
Orang yg kurang sehat mentalnya akan menghipnotis pikirannya, sehingga iamerasa kurang sanggup melanjutkan sesutu yg telah direncanakan sebelumnya,seperti tidak bisa berkonsentrasi dalam melakukan sesuatu pekerjan, pemalas,pelupa, apatis dan sebagainya.

- Kelakuan
Pada umumnya orang yang kurang sehat mentalnya akan tampak padakelakuan-kelakuannya yg jelek, misalnya keras ketua, suka berdusta,mencuri, menyeleweng, menyiksa orang lain, & segala yang bersifat negatif.

lima UpayaMenuju Kesehatan Rohani

Dari penerangan tadi pada atas,maka pada hal ini tentunya training yang dimaksud merupakan pembinaankepribadian secara keseluruhan. Pembinaan mental secara efektif dilakukandengan memperhatikan faktor kejiwaan target yang akan dibina. Pembinaan yangdilakukan meliputi pembinaan moral, pembentukan perilaku & mental yg padaumumnya dilakukan sejak anak masih mini . Pembinaan mental adalah galat satucara buat membentuk akhlak manusia supaya mempunyai langsung yg bermoral, berbudipekerti yang luhur & bersusila, sehingga seorang dapat terhindar dari sifattercela sebagai langkah penanggulangan terhadap timbulnya kenakalan remaja.